Yogyakarta – Kementerian Pariwisata mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru” menjelang periode libur sekolah.
Kampanye tersebut menawarkan berbagai pilihan perjalanan yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.
Untuk mendukung perencanaan perjalanan wisata, Kementerian Pariwisata menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.travel.
Platform tersebut dirancang untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta berbagai ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.
Selain itu, Kementerian Pariwisata terus memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Indonesia sebagai pilihan liburan keluarga.
Destinasi tersebut mencakup Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, hingga berbagai destinasi lainnya di berbagai daerah.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi wisatawan selama musim liburan.
“Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Menpar.
Melalui kampanye “Liburan Cara Baru”, Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat menjadikan perjalanan sebagai sarana menciptakan pengalaman baru, mempererat kebersamaan keluarga, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia.